Gejala Umum Heat Stroke dan Tips Pencegahannya

Suhu tubuh normal manusia adalah antara 36-37OC. Saat terjadi kenaikan suhu pada tubuh akan mengalami heatstroke. Heat stroke adalah keadaan yang dialami oleh tubuh yang mengalami peningkatan suhu sampai 40O C. Penyebab dari kenaiakn suhutubuh ini brmacam macam dimulai dari cuaca yang sangat ekstrim, dan demam yang sangat tinggi. Selain itu olaharag juga dapat meningkatkan suhu tubuh dengan cepat. Tubuh yang tidak mampu menahan tingginya panas akibat rutinitas olaharaga yang dilakukan bisa saja karena terlalu berlebihan menguras tenaga atau terlalu bersemangat akan menyebbakan tubuh terserang heat stroke. Bagaimana kamu bisa menetukan seseorang mengalami heat stroke? Berikut gejala umum yang dapat diketahui pada tubuh yang sedang mengalami heat stroke :

  1. Suhu tubuh meningkat sampai 40oC. Periksa tubuh penderita apakah mecapai sushu 40 atau tidak. Suhu dibawah 40 masih dapat ditahan oleh tubuh, tapi  jika sampai lebih dari itu akan menimbulkan ketidak sanggupan tubuh menahan suhu yang sangat tinggi tersebut.
  2. Pusing. Saat tubuh terserang heat stroke maka akan kepala akan terasa pusing.
  3. Kulit memerah dan mngering. Jika terjadi pada kulit mungkin mengindikasikan tubuh terserang heat stroke.
  4.  Tubuh yang mengalami heat stroke tidak akan berkeringat walapun suhu tubuh sangat tinggi.
  5. Perut terasa mual dan terkadang bisa muntah.
  6. Mengalami kram dan otot melemah.
  7. Jantung berdetak lebih kencang dari biasanya.
  8. Mengalamai sakit kepala.
  9. Mengalami perubahan prilaku seperti bingung, linglung, cepat marah dan gelisah.
  10. Tubuh mengalami kejang-kejang merupakan gejala umu heat stroke.
  11. Paling parah tubuh bisa pingsan saat tidak bisa lagi menahan heat stroke.

Tubuh yang mengalami gejala umum heat stroke harus segera ditangani. Cara penanganan yang tepat pada tubuh dilansir dari alodokter.Com yaitu :

  • Kompres seluru tubuh. Tubuh yang mengalami kenaikan suhu yang sangat tinggi harus diturunkan dengan segera dengaan cara mengopres semua bagian tubuh. Kompres tubuh menggunakan es. Letakkan es dibagian-bagian tubuh yang dapat segera melepaskan panas seperti ketiak, leher dan selangkangan. 
  • Memindahkan tubuh ke tempat yang lebih dingin. Pindahkan tubuh yang terserang heat stroke ke tempat yang lebih teduh dan rindang. Hindari dari paparan sinar matahari langsung. 
  • Berikan air minum yang banyak pada penderita heat stroke. Saat tubuh mengalami heat stroke, tubuh akan mengalami kekurangan cairan karena panas yang dihasilkan tubuh menyebabkan pemaikaian cairan yang berlebihan untuk mencegah terjadinya dehidrasi maka segera berikan air minum untuk mengganti cairan yang hilang tadi.

Tindakakan pencegahan yang dapat dilakukan untuk menghindari heat stroke adalah saat beraktivitas di bawah cuaca yang sangat panas dan terik apalagi tubuh langsung dibawah sinar panas matahri usahakan memakai pakaian yang longgar dan tahan tidakmenyerap panas matahari. Gunakan bahan yang berwarna terang dan berbahan ringan agar tubuh tidak merasa kepanasan. Gunakan alat pelindung dari panas matahari seperti payung, topi atau alat lainnya yang dapat melindungi tubuh.

Gunakan tabir surya pada kulit agar tidak terbakar. Gunakan dengan SPF minimal 30. Cukupi kebutuhan cairan tubuh kamu. Suhu tubuh yang tinggi dapat diturunkan dengan meminum air. Saat tubuh mengalami kenaikan akan banyak cairan yang diserap dan dikeluarkan dari tubuh. Untuk itu selalu sedia air minum saat beraktivitas di luar ruangan. 

Perhatika cuaca saat kamu hendak keluar berkativitas. Pantau perubahan suhu dan cuaca melalui aplikasi cuaca. Jika sekiranya hari itu akan bersuhu tinggi sebaiknya kurangi aktivitas di luar ruangan, perbanyak aktivitas di dalama ruangan.  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *