Harga Ban Tubles Untuk Motor Racing

Ada dua tipe ban motor yang beredar di Indonesia, yakni tipe Tubeless dan Tubetype. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan berbeda-beda yang bisa masbro sesuaikan dengan jenis motor yang dipakai. Kami sendiri lebih menyarankan memakai ban tubeless, karena durabilitasnya lebih baik dan tidak gampang bocor saat terkena paku atau benda tajam lainnya. Rata-rata harga ban motor Tubeless lebih mahal dibandingkan ban Tubetype. Ban ini tidak membutuhkan ban dalam untuk menyimpan tekanan angin. Sebagai gantinya tersedia lapisan Inner Liner yang merupakan lapisan terluar di bagian dalam ban tubeless. Konstruksinya bam Tubeless dibuat berlapis-lapis dan untuk mengetahui setiap komponen yang ada di dalamnya, silahkan masbro simak di bawah ini. Komponen dan konstruksi ban Tubeless berbeda dengan ban Tubetype. Konstruksinya sangat kuat dan bisa menahan angin agar tidak keluar meski tertusuk paku maupun benda tajam lainnya. Ban jenis ini pertama kali diciptakan pada tahun 1990, dan hingga saat ini menjadi standar wajib bagi sebagian motor matic, motor bebek, dan motor racing yang dipasarkan di Indonesia. Lalu apa sajakan komponen yang berada di dalam ban tubeless?

Bagian ban Tubeless

  1. Tread adalah bagian terluar dari ban tubeless yang akan berhubungan secara langsung ke permukaan jalan
  2. TUC (Tread Under Chusion), bagian ini menjadi lapisan perantara antara Tread Dan Ply. Fungsinya adalah untuk mencegah ban meleduk. Sayangnya tidak semua merek ban tubeless menggunakan lapisan ini, padahal fungsinya sangat penting untuk menjaga keselamatan dan keamanan pengendara
  3. Ply merupakan lapisan penguat ban yang terbuat dari perpaduan benang, nylon atau aramid. Biasanya Ply dibuat berlapis agar ban semakin kuat
  4. Cushion Rubber merupakan bantalan penguat sisi dalam setelah lapisan ply untuk meningkatkan ketahanan ban dari kebocoran
  5. Inner Liner adalah lapisan terluat di bagian dalam yang difungsikan sebagai pengganti ban dalam, sehingga ban tubeless tidak membutuhkan ban dalam untuk menyimpan dan menjaga tekanan angin
  6. Apex berguna untuk memperkuat bead. Tidak semua ban Tubeless menggunakannya, karena lebih sering digunakan pada ban motocross yang membutuhkan kekuatan ekstra
  7. Chafer difungsikan sebagai penguat bead, sama seperti Apek namun komposisi bahannya berbeda
  8. Bead adalah lapisan terbawah ban tubeless yang terbuat dari kawat sebagai fondasi dasar ban

Apabila disuruh memilih antara ban tubeless atau tubetype, maka kami lebih memilih ban tubeless. Banyak sekali kelebihan ban Tubeless yang tidak dimiliki ban Tubetype. Pasalnya ban ini memiliki konstruksi lebih kuat, sehingga durabilitasnya lebih baik. Masih banyak kelebihan ban tubeless lainnya yang wajib masbro ketahui, dan untuk mengetahuinya silahkan simak di bawah ini.

  • Ban Tubeless memiliki daya tahan lebih baik saat tertusuk paku tau benda tajam lainnya. Namun bukan berarti ban Tubeless tidak bisa bocor. Hanya saja angin akan keluar sedikit demi sedikit dikarenakan konstrsuksi ban yang tebal dan kuat, sehingga kita diberi waktu untuk mencari tukang tambal ban terdekat.
  • Apabila bocor, cara menambal ban tubeless juga mudah dan cepat, tanpa perlu melepas ban dari velg.
  • Sangat cocok digunakan pada sepeda motor yang sering berakselerasi pada kecepatan tinggi dikarenakan memiliki daya cengkram aspal lebih kuat dan stabilitas lebih baik saa bermanuver maupun berakselerasi.
  • Rata-rata ban tubeless memiliki desain pattern yang lebih dalam sehingga lebih optimal saat dipakai pada permukaan jalan basah. Ban jenis ini juga cepat dalam mengalirkan air yang berakibat daya cengkram semakin kuat dan menggigit.
  • Sangat cocok digunakan pada motor sport bertenaga besar.
  • Tidak membutuhkan ban dalam sehingga perawatannya lebih mudah dan lebih praktis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *